DEPOK – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menggelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-75 Tahun 2020 di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalimulya, Cilodong, Kota Depok, Selasa (10/11/2020).

Mengingat kondisi yang masih di tengah pandemi Covid-19, pelaksanaan upacara dijalankan dengan protokol kesehatan ketat melalui penerapan 3M, yaitu menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Ketua DPRD Kota Depok, TM Yusufsyah Putra, yang didaulat sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-75 Tahun 2020 mengutarakan tema besar peringatan 10 November tahun ini adalah Pahlawanku Sepanjang Masa.
“Ini artinya semangat juang dari para pahlawan harus dijadikan panutan. Tak pandang waktu,” ujarnya.

Lebih lanjut Putra mengatakan, pada era kekinian perjuangan harus dimaknai dengan terus melakukan kontribusi positif yang mambawa kepada perubahan.

“Teruskan perjuangan para pahlawan dengan berkarya dan berpretasi sesuai dengan fungsi kita,” katanya.

Dalam pelaksanaan upacara kali ini, ujarnya, sejumlah bantuan juga diberikan kepada keluarga veteran. Bantuan tersrebut diberikan kepada 27 keluarga veteran dengan total Rp 27 juta.

Setelah memberikan bantuan, Pemkot Depok bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), diantaranya Kepala Polres Metro Depok dan Dandim 0508/Depok melakukan acara tabur bunga di makam pahlawan.

“Dalam giat tabur bunga, kita juga mendoakan para pejuang yang gugur untuk kemerdekaan Republik Indonesia,” ujarnya.

Selain upacara dan tabur bunga, Pemkot Depok dalam peringatan Hari Pahlawan ini juga membagikan ribuan masker sekaligus sosialisasi protokol kesehatan di Simpang Ramanda Margonda.

Pembagian masker dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan dan Satpol PP bersama Satlantas Polresta Depok.

Kepala Dishub Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan pembagian masker diadakan untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat agar selalu memakai masker di tengah pandemi Covid-19.

“Di masa pandemi Covid-19, masyarakat dapat memaknai Hari Pahlawan dengan tetap menerap protokol kesehatan. Sebab, masker merupakan salah satu senjata yang tepat digunakan dalam mengendalikan wabah Corona,” jelasnya.

Meski masyarakat sudah mulai jenuh dengan wabah Covid-19, tetap tidak boleh lengah untuk selalu mengenakan masker.

“Dengan cara ini kita berjuang mempertahankan diri sendiri,” jelasnya.

“Kami akan terus lakukan gerakan bagi-bagi masker dan sosialisasi rutin di titik-titik keramaian. Sebelumnya pada pekan lalu, kami kolaborasi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Disperdagin Kota Depok menyasar pedagang pasar,” pungkasnya.