BANDUNG – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil atau Emil mengaku sangat sedih dengan persetujuan Menteri Agama Fachrul Razi bahwa pemerintah tidak memberangkatkan jemaah haji pada musim haji 2020/1441 Hijriah karena pertimbangan mungkin juga pandemi COVID-19.

“Luar biasa sedih, karena aku akan berangkat juga sebagai Amirul Haji Jabar. Lahir Batin sudah dipersiapkan. Jika tahun lalu Pak Uu (Wagub Jabar, red), ternyata Allah menakdirkan lain, aku tidak bisa pergi juga,” kata Emil di Kota Bandung, Selasa (2/6).

Dengan adanya keputusan tersebut, kata dia, berarti seluruh rombongan jemaah calon haji asal Jawa Barat harus bersabar.

“Dengan berat hati kami sampaikan berita ini, tapi bersyukurlah saat di atas dan bersabarlah saat di bawah,” kata dia.

Menurut dia, pembatalan yang dikeluarkan tahun ini merupakan bentuk ujian, sedangkan pemerintah Arab Saudi telah menghitung potensi kerawanan saat COVID-19 masih menjadi pandemi.

“Kita sedang mendapatkan ujian, ini menghitung pemerintah Arab Saudi menghitung betul ya potensi yang masih rawan jika jutaan manusia mengumpulkan ini mengelola manajemen individu kesehatannya kan luar biasa,” kata dia.

Oleh karena itu, pihaknya menerima keputusan tersebut dan memohon para calon jamaah haji yang sudah siap-siap untuk berangkat menunaikan rukun Islam demi agar bersabar.

“Insyaallah diganti tahun depan mau geser ditambah satu tahun kuotanya kan, dan kita lihat ya terhadap biaya yang sudah dikeluarkan dan lain-lain, nanti kita akan mendapatkan khusus saya kira itu juga,” kata dia. (Net/ad)