Depok, ujungpena.comPemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Badan Keuangan Daerah (BKD) kembali mengganjar penghargaan kepada para Wajib Pajak (WP) teladan yang dinilai patuh dalam membayar pajak. Tahun ini ada 40 WP yang menerima komplimen dalam gelaran Penghargaan Pajak Daerah Kota Depok 2019.

Penghargaan ini sendiri diberikan kepada sejumlah lembaga seperti restoran, mal, tempat hiburan, tempat parkir, hotel, masyarakat, serta kelurahan dan kecamatan yang taat membayar pajak. 40 WP yang menerima penghargaan diantaranya PT. Graha Layar Prima dan PT. Propindo Sedayu.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris menuturkan, penghargaan yang diberikan dalam rangka mengapresiasi kepada WP yang taat asas maupun waktu menunaikan kewajibannya dalam membayar pajak daerah. Bukan itu saja, kegiatan ini juga merupakan bagian dari proses pembinaan dan sosialisasi kepada masyarakat agar tertib bayar pajak.

“Gelaran ini merupakan salah satu bentuk serta apresiasi kami terhadap WP yang selama ini telah berkontribusi dalam pembangunan di Kota Depok,” tuturnya kepada Harian Sederhana selepas menghadiri acara Pemberian Penghargaan Pajak Daerah Kota Depok Tahun 2019 di Hotel Savero, Rabu (18/12).

Orang nomor satu di Kota Depok ini menjelaskan, loyalitas WP sangat bergantung pada kepercayaan. Tidak hanya kepercayaan kepada penyelenggara negara tetapi juga pemungut pajak.

“Membayar pajak merupakan kewajiban warga negara yang telah diatur oleh undang-undang. Setiap pajak yang dipungut untuk kepentingan masyarakat, baik dalam pembangunan infrastruktur maupun pemberdayaan,” kata Idris.

Sementara itu, Nina Suzana selaku Kepala BKD Kota Depok menerangkan kalau gelaran Penghargaan Pajak Daerah Kota Depok telah diadakan sebanyak tujuh kali. Kriteria penerima penghargaan dinilai berdasarkan besaran nominal dan ketepatan waktu pelaporan selama tujuh tahun terakhir.

“Jadi, kita nilai berdasarkan track record selama kurun waktu tujuh tahun, terhitung dari 2013. Mereka adalah yang tercepat dan tidak ada tunggakan. Mudah-mudahan penghargaan ini bisa memicu dan memacu pelaku usaha maupun masyarakat untuk taat membayar pajak,” pungkas Nina. (ad)