Depok, ujungpena.com
Program diskon bagi konsumen diberlakukan PDAM Tirta Asasta Kota Depok di akhir tahun 2019. Hal ini diberikan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan layanan air bersih.

Namun diskon tersebut tidak diberikan kepada calon pelanggan usaha, melainkan diskon dikhususkan untuk pelanggan domestik (kelompok sosial dan rumah tangga) sebesar 50% yang diberlakukan untuk masyarakat yang belum

Manajer Pemasaran PDAM Tirta Asasta, Imas Diah Pitaloka mengatakan, program diskon ini diberikan bagi masyarakat untuk pelanggan domestik yang membutuhkan layanan air bersih, sehingga mereka bisa memenuhi kebutuhan air bersih berkualitas.

“Dengan program diskon 50% ini kami berharap warga Depok dapat memanfaatkan kesempatan untuk berlangganan PDAM dengan membayar Biaya Sambungan 1/2 nya dari harga normal. Untuk luas bangunan rumah di bawah 70 m2 dikenakan biaya penyambungan sebesar Rp.750.000 dari harga normal Rp.1.500.000,” ujarnya, kemarin.

Selanjutnya, untuk luas bangunan rumah di atas 70 m2 dikenakan biaya penyambungan sebesar Rp.1.000.000 dari harga normal Rp.2.000.000.

PDAM Tirta Asasta Kota Depok berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk beralih dari air tanah menjadi air perpipaan.

Promo diskon ini, ditambahkannya, berlangsung selama satu bulan, terhitung dari tanggal 1 Desember 2019 hingga 31 Desember 2019. Ini juga berlaku untuk para calon pelanggan yang mendaftar online maupun offline dengan langsung ke kantor PDAM dengan mengisi form pendaftaran, foto cpy KTP, Foto copy SPT PBB terbaru dan materai 6.000.

Selain datang langsung ke loket2 PDAM calon pelanggan bisa juga mendaftar secara online melalui website resmi PDAM Tirta Asastq Kota Depok www.pdamdepok.co.id. Adapun syarat khusus promo diskon diperuntukan bagi para calon pelanggan untuk pemasangan sambungan PDAM pada lokasi-lokasi yang sudah terdapat jaringan pipa PDAM.

“Kami berharap warga Depok untuk segera berlangganan PDAM karena dengan kita memakai air PDAM berarti kita ikut menyelamatkan dalam penggunaan air tanah,” pungkasnya.