ujumh Pena, Depok
Wali Kota Depok KH. Muhammad Idris, memimpin Apel pagi dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Senin (07/10/2019). Sekaligus menyerahkan Piagam Penghargaan Kantor Regional (Kanreg) III Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Awward tahun 2019, dilapangan Balaikota Depok.

Hadir pada apel pagi ini Walikota Depok KH.Mohammad Idris, Setda Kota Depok drg.Hardiono, Para Assisten dan Staf Akhli, kepala OPD,Camat dan Lurah serta para ASN dilingkungan Pemkot Depok.

Walikota Depok KH.Mohammad Idris menyampaikan, Sumber Daya Manusia yang ada dilingkungan Pemkot Depok dikendalikan oleh BKPSDM Kota Depok.

“Kami ucapkan terima kasih atas partisipasi dan kontribusinya BKPSDM atas raihan penghargaan dari Kanreg III BKN, agar menjadi motivasi dan menambah semangat kinerja dalam menangani mekanisme manajemen SDM di Kota Depok ini,” kata Idris kepada awak media.

Berbagai kesuksesan yang kita raih saat ini, tambah Idris, tanpa kekuatan, kemampuan, semangat, kinerja, SDM di Pemkot Depok mustahil mendapatkan penghargaan penghargaan.

“Disiplin ilmu ada kekhususan hal manajemen SDM, bagaimana memahami jati diri sendirinya mengalami kesulitan, apalagi memahami jati diri orang lain,” terangnya.

Untuk melangkah menuju sukses menurut Idris, apabila sudah tahu jati diri, harus sering bercermin, mengaca diri, apakah sudah patut dan pantaskah untuk sukses, tentunya perlu pendalaman hal personality identitas.

“Saya menginginkan dalam kurun waktu dua bulan sudah tidak ada kegiatan tekhnis, konsentrasi kegiatan kegiatan phisik kurun waktu tinggal 2 bulan ini harus sudah selesai, tidak ada permohonan cuti, kecuali force majure,” imbuhnya.

Kemudian Idris mengingatkan, dalam proses politik jelang Pilkada di minta PNS tidak ikut ikutan.

“tidak baperan, apalagi didaftar sebagai timses dan atau sebagai Balon semuanya harus netral, bagi yang mau ikut kontestasi Pilkada silahkan, namun ajukan pensiun dini agar tidak mengganggu tugas pokoknya, perlu saya ingatkan itu,” tuturnya. (Ad)