Cara Unik Pemkot Depok Tingkatkan Kesadaran Tertib Berlalu Lintas

Depok – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok punya cara unik untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas warganya. Salah satu langkah yang dilakukan dan diyakini cukup efektif ialah melalui seni. Sasarannya kali ini adalah kaum milenial.

Dengan konsep lomba bertajuk Kontes Musik Tranportasi atau K-Mutrans, para pesertanya diwajibkan membawa dan mengaransement ulang lagu berjudul hati-hati yang sempat viral usai dinyanyikan oleh Wali Kota Depok, Mohammad Idris.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengakui, sosialisasi yang dilakukan pihaknya terkiat kesadaran tertib berlalu lintas selama ini masih dirasa kurang efektif.

“Selama ini diberikan masih banyak orang yang tidak tau tentang masalah apa yang telah kita sukseskan, yaitu aturan-aturan tentang traffic light dan aturan lalu lintas lainnya,” kata dia pada wartawan, Senin (16/12).

Idris mengatakan, pendekatan seni ini perlu disosialisasikan dan ini tidak sekedar menyanyikan lagu-lagu, namun memiliki pesan serius terkait dengan kesadaran tertib berlalu lintas.

“Jadi ini biar kita teringat gitu loh. Ketika jalan oh ini di jalan ada hati hati gitu diingatkan, nah ini kita lanjutkan dengan lomba,” katanya.

Adapun sasaran dari program ini, lanjut Idris, ialah kaum milenial. Alasannya, banyak pengguna jalan diisi oleh kalangan muda-mudi. “Kebanyakan pengguna jalan itu anak-anak muda, utamanya pelanggaran ditemukan juga oleh anak-anak muda,” ujar Idris.

Ketika disinggung apakah mereka yang memenangkan lomba tersebut lagunya akan ikut diputar di lampu merah, Idris mengaku belum tahu.

“Nah itu nanti seperti apa belum tahu. Itu tadi sudah ada penghargaan bahwa yang menang event ini akan ditampilkan di event sosial musisi Indonesia itu di perpustakaan Nasional,” tandas orang nomor satu di Kota Depok ini. (ad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *