Wali Kota Depok : Jaga Budaya Timur Kita

Wali Kota Depok M. Idris (tengah) didampingi Marsani dan Ketua RW setempat

Wali Kota Depok Mohammad Idris katakan agar masyarakat tetap menjaga budaya ketimuran yang kaya akan tradisi, salah satunya gerakan swadaya masyarakat.

Hal itu ia utarakan usai letakkan batu pertama pada pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) milik janda paruh baya, Marsani di bilangan Kelurahan Bedahan, Sawangan, Depok, Senin (02/04) lalu.

“Hendaknya kita jaga selalu budaya ketimuran kita. Salah satunya hal semacam ini,” ucap Idris.

Ia juga katakan kebanggaannya terhadap masyarakat bedahan yang dengan kebaikan hatinya memperhatikan warga yang kurang mampu.

Kelengkapan surat-surat yang dimiliki warga disinyalir jadi kendala minimnya kemampuan pemerintah menangani masalah kesejahteraan rakyatnya.
“Untuk masalah RTLH, kadang administratif jadi penyebab urungnya bantuan pemerintah turun kepada masyarakat,” tambah dia.

Selain warga yang tidak mampu, tambahnya, Program RTLH juga disertai persyaratan yang harus dipenuhi, seperti sertifikat atas nama sendiri. Agar setelah direnovasi tidak ada pihak lain yang meng-klaim hak tersebut miliknya.

Ia juga katakan bahwa pemerintah sudah bekerja sesuai dengan ketentuan yang berlaku, agar tidak jadi masalah dikemudian harinya. Ucap Idris sembari berikan bantuan kepada Marsani.

Kebahagian juga tampak dari raut wajah Marsani, yang ketika diwawancarai berada disisi Wali Kota Depok.

Seolah hampir tidak bisa berkata-kata ia tatkala rumahnya diratakan. “Masih mimpi saya, rumah ini sekarang sudah mulai dibangun kembali,” ucapnya.

Hanya bait bait doa yang bisa diucapkan Marsani, tatkala renovasi rumahnya dihadiri Wali Kota, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika dan protokoler lengkap pimpinan daerah.

“Semoga kebaikannya dibalas berlimpah,” lirih Marsani menitikkan air mata. (AF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *